DUNIA

PERISTIWA

DAERAH

SPORT

Melirik Kerajinan Tangan Ala Kuswadi 'Mengubah Limbah Mendulang Rupiah'.

30 September 2017 | 9/30/2017 09:15:00 PM WIB

Sebarkan:
Kuswadi 
SEIDENDANG - Usai hengkang sebagai karyawan toko elektronik, Kuswadi (33) mencoba peruntungan sebagai pengrajin rumahan.

Menariknya, usaha yang digeluti pemuda warga Sei Dendang, Link III Sejatera, Gg Cokro Stabat Langkat ini mengolah limbah menjadi pundi-pundi rupiah. 

Kuswadi, memiliki trik jitu agar membuat anak-anak di Stabat gemar menabung, dirinya membuat celengan yang unik dari daur ulang karton bekas dan stiker animasi yang akrab dengan anak-anak saat ini.

Bahkan celengannya telah siap untuk dipasarkan ke seantero Kab.Langkat.Bersama sang istri,Nurmilah, pemuda yang juga anggota Pemuda Panca Marga (PPM) Stabat ini mulai menekuni usahanya membuat celengan berbahan karton bekas dari sisa limbah percetakan.

Dibantu satu orang tetangganya, Kuswadi dan Istri begitu serius membuat celengan dari bahan karton yang dipadukan dengan stiker animasi untuk dibuat menjadi celengan yang unik.

"Sementara hanya 3 orang yang mengerjakan celengan ini, saya, istri dan satu orang tetangga, doakan berhasil ya bang ?" Ujarnya kepada langkatpriayi.com, di Kampung Kruni, Sabtu (30/9/2017).

Ditambahkan Kuswadi, karton limbah percetakan, yang dijadikan sebagai bahan dasar celengan unik ini mereka peroleh dari sejumlah percetakan sablon di Kota Madya Binjai.

“Timbulnya keinginan membuat celengan dari limbah percetakan sablon ini bermula dari keluhan anggota organisasi PPM bang, saya ga mau anggota saya mengemis-ngemis dijalanan, ini alasan utama ” ujarnya.

Dari desakan para anggotanya itu, muncullah ide untuk membuat celengan dari slongsong limbah percetakan. Yang kemudian dipotong sesuai ukuran dan dikombinasikan dengan stiker-stiker merk Minions sebagai pilihan untuk membungkus karton tersebut.

Harga yang ditawarkan Kuswadi sangat relatif murah dan terjangkau di kantong, untuk harga satuan celengan ini di jualnya dengan harga Rp.10 ribu, sementara untuk reseller (agen) dijual dengan modal Rp.7 ribu per satuannya.

Untuk memasarkan hasil kerajinan celengan dari bahan limbah bekas percetakan, Kuswadi membuka gerai sendiri di rumahnya, bahkan para pembeli atau agen dapat memesan lewat Handphone dengan nomor :0852-6108-1554 (Kuswadi) atau dapat menghubungi grosir Kios Kiky di Gang Tegal Rejo, Kampung Kruni Stabat. (Pil/lpcom)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru