DUNIA

PERISTIWA

DAERAH

SPORT

3 Balon Datang Ke KPU Langkat, 2 Mendaftar 1 Tak Berkabar.

Indipenden : Cabup Dato Seri Prof DR Ir Johar Arifin Husein dan Cawabup Ustadz Iskandar Sugito di KPU Langkat
LANGKATPRIAYI.COM - Dari 3 pasangan  bakal calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati yang mendaftar, hanya 2 balon yang menyerahkan persyaratan dukungan calon perseorangan (indipenden) ke kantor KPU Langkat, di Jalan Imam Tembeleng, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Senin (27/11/2017).

Keduanya balon tersebut diterima dan disambut Ketua KPU Kabupaten Langkat Agus Arifin didampingi Komisioner KPU Langkat Divisi Teknis Muhammad Khair, Divisi Sosialisasi dan Partisipasi Masyarakat T. Benyamin, Divisi Hukum Sofian Sitepu dan Adlina  Sarah.

Pasangan yang pertama kali yang tiba di kantor KPU Langkat sekaligus menyerahkan berkas persyaratan yakni Djohar Arifin dan Iskandar Sugito.

Penggalan lagu Ari Lasso menjadi menjadi jurus ampuh bagi bakal calon wakil bupati Langkat lewat jalur independen ini untuk meraih suara di Pilkada Langkat.

Mereka akan yakin akan mampu meraup suara warga Langkat dengan cara mengakomodir kepentingan masyarakat, sehinga masyarakat mau memilih mereka untuk memimpin Kabupaten Langkat.

"Kayak lagu Ari Lasso sentuhlah dia tepat di hatinya, dia akan jadi milikmu selamanya' itu yang akan saya lakukan kepada masyarakat," ujar Iskandar di kantor KPU Langkat.

Iskandar Sugito yang juga Ketua Dewan Mesjid Kabupaten Langkat ini mengatakan, mereka akan mendata persoalan mendasar di masyarakat. Katanya ketidakmerataan pembangunan dan kemakmuran hanya dimiliki segelintir orang menjadi masalah utama di Langkat.

"Kami akan selesaikan permasalahan utama warga Langkat ini," katanya.

Ustaz Iskandar juga mengaku kepincut untuk bergabung dengan Prof Djohar karena mengetahui kualitas yang dimiliknya. Selain itu, katanya mereka sudah lama berteman dab mempunyai visi yang sama untuk memajukan rakyat.

Sebagai warga Pujakesuma, anggota HIPMI Langkat tersebut mengaku sudah berkomunikasi dengan ormas Pujakesuma Langkat agar memberi dukungan kepada mereka.

"Sudah ada sinyal Pujakesuma Langkat akan mendukung," katanya.

Prof Djohar mengatakan kehadiran mereka di KPU Langkat untuk menyerahkan dukungan persyaratan perseorangan. Pasangan yang memiliki tagline memakmurkan rakyat Langkat ini membawa 55.568 Kartu Tanda Penduduk milik masyarakat yang tersebar di 21 kecamatan di Kabupaten Langkat.

"Kita datang membawa KTP melebihi persyaratan yakni 53.552. Bahkan kami memiliki stok KTP hingga 90 ribuan suara," ujarnya.

Mantan ketua PSSI ini mengklaim semua KTP yang mereka serahkan adalah murni milik masyarakat yang dengan sukarela mendukung mereka tanpa pamrih.


"Saya pastikan tidak ada yang siluman. Semua KTP diserahkan karena masyarakat mendukung kami," katanya.

Bersama pendukungnya, Djohar membawa persyaratan dukungan  yang disusun dalam 20 boks plastik ukuran lima liter. Dia juga mengatakan, walau mendaftar melalui jalur independen, namun mereka tetap menerima dukungan dari partai politik. 

Indipenden : Cabup Irham ST dan Cawabup Ahmad Zaidnur serahkan berkas pendaftaran di KPU Langkat


** Irham ST - Ahmad Zaidnur akan Ubah Kebiasaan Buruk Pejabat **


Sementara itu bakal calon Bupati Langkat lewat jalur perseorangan lainnya, Irham ST dan Ahmad Zaidnur juga menyerahkan persyaratan dukungan calon perseorangan ke KPU Langkat, Jalan Tembeleng, Stabat.


Irham mengatakan, dia menyerahkan persyaratan lewat jalur perseorangan karena tidak mau melewatkan momentum tersebut. Apalagi dia mengaku memiliki dukungan hingga 84 ribu Kartu Tanda Penduduk.

Selain dukungan perseorangan, Irham mengaku juga didukung oleh partai politik lainnnya. Namun karena partai politik akan mengumumkan pasangan di detik terakhir, dia memilih untuk lebih dulu mendaftarkan diri melalui jalur tersebut.

Pengusaha batu bara ini mengatakan bila kelak terpilih, dia akan mengubah perilaku pejabat di Kabupaten Langkat.

"Saya besok mau para pejabat disiplin. Semua harus tinggal di Langkat. Tidak ada yang tinggal di Medan," katanya.

Irham juga ingin agar masyarakat Langkat memiliki kesejahtraan yang sama dengan masyarakat di kota lain, yang warganya bahagian dengan kepemimpinan kepala daerahnya.

"Kalau di Langkat, anak sekolah dapat Kartu Indonesia Pintar tapi dana yang masuk disunat. Ada yang dapat kartu tok, tapi ngak dapat duitnya," katanya.

Indipenden : Cabup Abdul Azis dan Cawabup Yatiman membawa rombongan ke KPU Langkat, namun tidak melakukan pendaftaran


** Aziz-Yatiman Datang Tapi Tidak Mendaftar **

Menariknya, pasangan indipenden lainnya, Abduk Azis datang bersama rombongan pendukungnya. Namun anehnya, orang yang digadang sebagai kandidat kuat Bupati Langkat 2018 itu justru hanya menampakan muka, tanpa melakukan pendaftaran. Sampai berita ini diturunkan, belum terkonfirmasi apa alasan Abdul Azis melakukan hal yang membuat awak media geleng kepala.

Terpisah, ketua KPU Langkat, Agus Arifin mengatakan, sesuai tahapan mereka akan menerima penyerahan  syarat dukungan pasangan calon perseorangan, di KPU Langkat mulai tanggal 25-29 November.

"Hari ini kita hanya menghitung jumlah dukungan yang diserahkan pasangan balon independen," katanya.

Katanya, setelah menutup masa pendaftaran, mereka melanjutkan tahapan  yakni penelitian jumlah minimal dukungan dan sebaran pada tanggal 25 November hingga 1 Desember.

"Sebaran minimal 50 persen di 23 kecamatan di Kabupaten Langkat," katanya.

Selanjutnya yakni tahapan penelitian adminirtasi dan analisi dukungan ganda pada tanggal 25 November hingga 8 Desember.

"Hingga penetapan pasangan calon pada 12 Februari 2018 mendatang," katanya.

Selain Djohar dan Irham yang telah mendaftar, ada balon lainnya yang akan mendaftar lewat jalur perseorangan yakni Sulis dan Ustaz Heriansyah serta Zamroni dan Deni Nur Ilham.(r/pil/lpcom)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru