DUNIA

PERISTIWA

DAERAH

SPORT

Diiringi Guyuran Hujan, Esther br Sihombing : Itu Pertanda Alam Semesta IRZAN Pemimpin Baru Langkat.

Esther br Sihombing, relawan Jas Merah Irham ST-Ahmad Zaidnur



LANGKATPRIAYI.COM - Datang sebagai pendaftar kedua, langkah bakal calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati Langkat 2018 dari jalur indipenden (perseorangan), Irham ST-Ahmad Zaidnur (IRZAN) menuju kantor KPU Langkat di Jalan Imam Tambeleng, Stabat diiringi guyuran hujan gerimis, Senin (27/11/2017) pukul 14:00 WIB.





Salah seorang warga Securai Utara yang turut mengantarkan mereka yakni Esther br Sihombing mengatakan, fenomena alam adalah tanda bahwa pasangan IRZAN akan menjadi Bupati dan wakil Bupati terpilih, pilihan rakyat.

"Hujan tadi merestui pasangan ini untuk memimpin Langkat kedepannya, sebagai etnis phak-phak saya meyakini hal itu. Anda lihat sendiri bagaimana alam merespon calon Bupati dan wakil Bupati kita ini, saya yakin dan sangat yakin inilah Bupati kita kedepan, semoga TUHAN memberkati, Aammein" ujarnya kepada langkatpriayi.com di sela pendaftaran Irzan ke KPU Langkat.

Ditambahkan Esther, untuk mendukung Irzan di Kampnye pilkada nanti, pengusahawati sukses bidang kecantikan ini telah menyiap sebuah lagu yang dipersembahkan untuk Ahmad Zaidnur yang biasa dia sapa dengan sebutan Ucok Kades.

"Saya sudah ciptakan lagu buat pak Ucok, beliau orang baik yang terpilih, saya merasakan bagaimana kepemimpinan beliau saat menjadi Kades kami di Securai Utara. Jadi lagi ini khusus saya persembahkan untuk beliau kala kampanye nanti, tapi saya akan sedikit mengubah lirik saja, karena ternyata beliau tandem dengan pak Irham" pungkasnya.

Untuk diketahui, pasangan Irham ST - Ahmad Zaidnur (Irzan) datang ke KPU Langkat setelah sebelumnya didahului oleh Balon Bupati dan wakil Bupati Langkat 2018 yakni Dato Seri Prof DR Ir Johar Arifin Husein - Iskandar Sugito. 

Kedatangan Irzan diiringi ratusan relawan merah putih yang selalu disebut Ahmad 'Ucok Kades' Zaidnur dengan sebutan relawan Jas Merah. Sekelompok relawan yang cukup militan di kalangan kaum akar rumput dan marginal. (Pil/lpcom)






Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru