DUNIA

PERISTIWA

DAERAH

SPORT

Safril SH : Setelah Terima Surat Tugas, Terbit Rencana Layak dan Pantas Jadi Anggota PDIP Langkat.

17 November 2017 | 11/17/2017 06:57:00 PM WIB

Sebarkan:
Calon Bupati Langkat 2018-2023, Terbit Rencana PA bersama Ketua DPD PDIP Sumut, Japorman Saragih SH di Medan.
LANGKATPRIAYI.COM – “Setau saya surat tugas itu jatuh ketangan kader, kali ini tidak, justru langsung ketangan Terbit Rencana (Cana) sebagai calon bupati yang akan diusung PDIP Langkat. Nah disini saya melihat bahwa DPP sangat percaya dengan kapasitas Cana, kalo sudah begini, menurut saya, akan lebih hebat lagi kalo Cana langsung didapuk menjadi anggota PDIP untuk bertarung di pilkada Langkat 2018 mendatang” ujar Safril SH, mantan ketua DPC PDIP Kab.Langkat kepada langkatpriayi.com,di Stabat, Jumat (17/11/2017).
Safril menjelaskan, sebagai seorang politisi, semua sudah melekat kepada Terbit Rencana PA, partai tinggal sedikit memoles akan sinar kepemimpinan Cana lebih mentereng dan mumbuni.
“Sebagai Politisi muda, semua sudah lengkap dimiliki Cana, nama ada, kapasitas ada, finansial memadai, apalagi ? kalau saya menilai seperti itu, jadi Bupatinya PDIP, ketua DPRD Langkat dari PDIP akan sangat gampang untuk diraih di pemilihan legislatif mendatang” imbuhnya, sembari menyebutkan bila Ondim tetap menjadi orang nomor dua, para kader kemungkinan tidak akan komplain.
Sejatinya, pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kabupaten Langkat sangat menyita perhatian publik. Setelah melewati proses rumit dalam penentuan koalisi hingga pengusungan calon Bupati dan calon wakil bupati. Akhirnya DPP PDIP memberikan surat tugas kepada politisi Golkar, Terbit Rencana PA, untuk segera meng-konsolidasikan ke seluruh PAC, PR dan Pimpinan anak ranting PDIP se-kab.Langkat.
Namun sayang, konsolidasi surat tugas Terbit Rencana dengan mayoritas pimpinan PAC di Warung Bambu I AM Binjai, Kamis 9 November 2017 lalu menyisakan riak berkepanjang di tubuh internal partai hingga saat ini.

Mayoritas suara diakar rumput lebih berharap agar Terbit Rencana PA berpasangan dengan kader moncong putih ketimbang kader lain yang dipaksa menjadi anggota PDIP Langkat demi ambisi politik sesaat. (mediacenter/lpcom)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru