DUNIA

PERISTIWA

DAERAH

SPORT

Tiba Di Langkat Presiden Langsung Ke Masjid As Syuhada Shalat Jumat Bersama Masyarakat.

Jumat, 24 November 2017 | Jumat, November 24, 2017 WIB

Sebarkan:
Presiden Jokowi Shalat jumaat berjamaah di Masjid As Syhuhada Stabat
LANGKATPRIAYI.COM – Tiba di Kabupaten Langkat Presiden RI Ir. Joko Widodo (Jokowi) langsung menuju masjid As Syuhada Stabat untuk menunaikan Shalat Jum’at bersama masyarakat Langkat, Jumat (24/11/2017).

Usai shalat berjamaah, seperti kebiasaan beliau, tanpa pengamanan yang ketat, Presiden tampak berbaur bersama masyarakat. Namun dikarenakan  padatnya jadwal orang nomor satu di Republik ini, sesaat kemudian presiden langsung menuju tempat dimana sejumlah acara sudah menunggu kedatangan Presiden.

Pantauan langkatpriayi.com, kedatangan presiden Jokowi ke kabupaten Langkat tampak didampingi sejumlah Menteri kabinet Kerja diantaranya  Menko Bid Maritim Jend (purn) L.B Panjaitan, Menteri PUPR, Sekretaris Kabinet Parmono Anung, Menteri Agraria dan Tata Ruang, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhajir Effendi, serta Gubernur Sumatera Utara T.Erry Nuradi.

Di Kab.Langkat, sejumlah rangkaian acara dihadirinya, seperti pembagian 1828 Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan pembagian 8300 sertifkat Hak Kepilikan Tanah atau Prona yang diberikannya untuk masyarakat Langkat.

“Terima kasih atas sambutan ini, Langkat akan selalu menjadi kenangan tersendiri untuk saya” ujarPresiden RI ke-7 Ir.Joko Widodo dalam sambutannya.

Ditambahkannya, dalam mewujudkan Indonesia yang sejahtera, ada banyak upaya dan terobosan yang telah dilakukannya, diantara lain dengan mengeluarkan Kartu Indonesia Pintar yang bertujuan untuk menghilangkan hambatan ekonomi siswa untuk bersekolah, sehingga nantinya membuat anak-anak tidak lagi terpikir untuk berhenti sekolah.


“Selain menghindari anak pustus sekolah, program KIP ini juga dibuat untuk bisa menarik kembali siswa yang telah putus sekolah agar kembali bersekolah, karena KIP dapat membantu siswa memenuhi kebutuhan dalam kegiatan pembelajaran sehingga program Wajib Belajar Pendidikan Dasar  (WBPD) 9 Tahun dan Pendidikan Menengah Universal/Wajib Belajar (PMUWB) 12 Tahun dapat terealisasi dengan baik” katanya.

Terkait prona, Jokowi mengatakan bahwa PRONA adalah proses pensertipikatan tanah secara masal sebagai perwujudan daripada program catur tertib di bidang pertanahan yang pelaksanaannya dilakukan secarater padu dan ditujukan bagi segenap lapisan masyarakat terutama bagi golongan ekonomi lemah, serta menyelesaikan secara tuntas terhadap sengketa-sengketa tanah yang bersifat strategis.

“Langkah ini diambil guna mewujudkan pelayanan pendaftaran tanah yang sederhana, mudah, cepat dan murah untuk penerbitan sertipikat/tanda bukti hak atas tanah” jelasnya.

Jokowi berharap, ini bermanfaat untuk masyarakat, dan tingkat kesejahetraan masyarakat semakin meningkat seiiring adanya berbagai program yang ditujukan untuk masyarakat kurang mampu atau miskin.

Sementara itu, Bupati Langkat H. NgogesaSitepu SH saat dikonfirmasi wartawan menyampaikan rasa terima kasihnya atas kunjungan Presiden RI IrJoko Widodo ke Kabupaten Langkat.

“Kedatangan Presiden RI merupakan kehormatan bagi Langkat tanah yang bertuah ini dan tentunya memberikan berkah bagi masyarakat Langkat”  katanya.


Ngogesa berharap, kedatanganPresiden RI di Langkat dapat menumbuh kembangkan rasa persatuan dan kesatuan di bumi pertiwi khususnya Langkat, dan dengan kehadirannya, Presiden RI semakin dekat dengan masyarakat Indonesia.(r/lpcom)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru