DUNIA

PERISTIWA

DAERAH

SPORT

Gegara Moncong TS Belebih Wartawan Langkat Sepakat Boikot Kegiatan Salah Satu Paslon.

Minggu, 03 Desember 2017 | Minggu, Desember 03, 2017 WIB

Sebarkan:


"Bermula bercanda namun berujung psywar (perang urat syaraf) yang dilakukan salah satu Tim Sukses (TS) pasangan calon Bupati-Wakil Bupati pilkada Langkat 2018 terhadap profesi wartawan berujung boikot pemberitaan"



LANGKATPRIAYI.COM - Puluhan wartawan online dan cetak yang bertugas di wilayah Kabupaten Langkat sepakat untuk memboikot semua berita kegiatan salah satu calon Bupati dan wakil Bupati Langkat 2018, Minggu (3/12/2017).

Hal itu dilakukan terkait dengan ucapan TS calon berinisial S di group WhastApp (WA) yang menuliskan komentar  'Tidak butuh wartawan Langkat' sontak saja, beberapa wartawan merasa kecewa dan tersinggung sehingga sepakat melakukan boikot berita calon yang didukungnya. 

"Para wartawan yang tergabung di grup kedan-kedan merasa kecewa dengan ucapan TS Calon itu yang mengatakan tak butuh wartawan Langkat untuk mendukung kegiatan Calonnya. Saya tinggal di Langkat dan saya punya suara, kami merasa di lecehkan dan merasa terhina serta kecewa, wartawan itu pilar demokrasi lo" Geram R.L, pemilik satu media online di Kab.Langkat itu. 

Sejatinya, akibat insiden komentar pedas sang TS itu, beberapa wartawan yang bertugas di Kabupaten Langkat sepakat untuk memboikot dan tidak akan melakukan peliputan terhadap semua agenda dan kegiatan Calon hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

"Boikot ini tidak akan kami cabut biar Calon tidak akan dapat memberikan akses informasi seluas-luasnya kepada kami dan masyarakat Langkat," ujar BB, pemilik surat kabar dan online menimpali.

Sementara R.L menambahkan "Kita bukan mau menambah suhu Pilkada Langkat tapi sekedar menunjukkan kita ada dan layak untuk di hormati sebagai penguat profesi yang merupakan salah satu pilar dari demokrasi yang digejewantahkan melalui pilkada." Tegasnya.

Terpisah, wartawan online lainnya M.A.P mengatakan tidak akan memilih salah satu paslon berinisial 'Ond' di Pilkada nanti. Alasanya ketika wawancara dengan calon sang calon ,Ond mengatakan, "Aku nomor 1, wakilnya dari PDIP, kalo cuma nomor 2 lebih baik aku tetap di DPRD Sebagai ketua " ujarnya menirukan ucapan Ond kala itu.

"Sekarang apa ? Kok malah menjilat ludah sendiri Ini mau dijadikan contoh ? Ajap kita" ujarnya.

Untuk diketahui, group Whatsapp Kedan-kedan diisi oleh puluhan profesi dan pekerjaan, sudah seyogyanya ucapan TS lebih ditelaah mengingat tensi politik menjelang Pilkada Langkat mulai memanas dari berbagai lini, salam labi-labi. (Red/lpcom)


Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru