DUNIA

PERISTIWA

DAERAH

SPORT

Pemkab Langkat Bentuk Satgas Anak, Kepala P2TP2A : Semoga Bukan Basa Basi.

27 Juli 2018 | 7/27/2018 06:00:00 PM WIB

Sebarkan:


LANGKATPRIAYI.COM - Kepala Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Drs Ernis Syafrin S ag beri Apresiasi atas terbentuknya Satgas Anak di Kabupaten Langkat. Namun Mbah Tukijan Letoi, panggilan akrab Ernis Syafrin meminta agar pemkab Langkat tidak sekedar basa-basi saja.


"Kasus anak cukup meningkat tajam belakangan ini, saya harap satgas ini benar-benar bekerja sesuai amanat Undang-undang, bukan sekedar basa-basi saja" ujar Tukijan, Jumat (27/7/2018) petang.


Sebelumnya diketahui, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat melalui Dinas Pengendalian Penduduk , KB dan Perempuan, Perlindungan Anak (DPPKBPPA) Kabupaten Langkat, menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) penerapan diversi dan keadilan restorative, di Ruang Pola Lantai I Kantor Bupati Langkat, Jum’at (27/7/2018) siang.



Bupati Langkat H.Ngogesa Sitepu SH pada bimbingan dan arahannya, menyampaikan, Negara berkewajiban melindungi hak-hak anak dan melakukan  upaya pelindungan anak, karena hal itu menjadi salah satu bagian dari proses pembangunan, sesuai dengan yang diamanatkan dalam UU RI No 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak sekaligus mempercepat pemenuhan hak anak.


“Sebab anak merupakan amanah dan anugrah dari Allah SWT  dan anak adalah potensi masa depan Bangsa,  sehingga  jaminan rasa aman dan nyaman harus didapat dari orang tuanya, lingkungan masyarakat, lingkunan sekolah serta penegak hukum dan pemerintah,”imbuhnya.



Untuk itu, sambung H.Ngogesa, Pemkab Langkat membentuk  Satgas PPA (Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak). Sebagai upaya mempercepat dan mempermudah proses penanganan kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak , yang melibatkan  lintas sektoral, baik dari aparat penegak hokum, pemerintah daerah dan lembaga sosial masyarakat, salah satunya melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) penerapan diversi dan keadilan restorative.



“Saya sangat mendukung upaya perlindungan terhadap perempuan dan anak yang berhadapan dengan hukum,”tegasnya.



Selanjutnya, dijelaskan Bupati Langkat, salah satu tujuan membentuk Satgas PPA dengan melibatkan sector terkait, sebagai bentuk  upaya terwujudnya persamaan persepsi diantara aparat penegak hukum, lembaga dan instansi terkait, dalam pelaksanan perlindungan perempuan dan anak di Langkat.


Serta meningkatkan penangan anak yang berhadapan dengan hokum  secara sistematis, komprehensif, berkesinambungan dan terpadu.



“Bahkan untuk keseriusan perlindungan perempuan dan anak, Mahkamah agung sebelumnya juga telah melakukan inisiasi dalam rencana kerja proyek mendukung pembaruan peradilan yang mendukung Union dan UNDP (United Nations Development Programme),”jelasnya.


Turut hadir unsur Forkopimda Langkat, kepala PN Langkat, Kejari Langkat, kepala Dinas PPKBPPA Langkat, peserta kegiatan FGD penerapan diversi dan keadilan restorative serta undangan lainnya. (yan/pil/lkt79)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru