DUNIA

PERISTIWA

DAERAH

SPORT

Katanya Lapas Narkotika Klas lll Langkat Punya Kamar VIP ? Bahtiar Sitepu : Itu Hoaks.

Rabu, 22 Agustus 2018 | Rabu, Agustus 22, 2018 WIB

Sebarkan:


LANGKATPRIAYI.COM - Bebasnya pengguna Sosial Media (Sosmed) mengunggah berbagai opini ternyata tak hanya menerpa kontestan Pilpres 2019 saja. Di Langkat, opini miring juga menyasar ke Lembaga pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas lll yang dituding memiliki fasilitas kamar mewah (VIP) bagi tahanan, benarkah ?

Sontak, berita yang tanpa cek and ricek itu membuat Kalapas Narkotika Kelas lll Langkat, Bahtiar Sitepu, kelabakan.

Menariknya, akibat dihembusnya isu tersebut,  beberapa petinggi dari Kantor Wilayah (Kanwil) Sumatera Utara, Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) pun melakukan Sidak (Speksi mendadak) ke Lapas Narkotika Klas lll Langkat. 

Bahkan, kedatangan dari Kanwil tersebut bukan hanya sekali melakukan Sidak, namun sudah berulang kali. 

informasi dirangkum di Lapas Kelas lll Narkotika itu, tercatat, 9 Juli 2018 lalu, sidak dilakukan Lilik Suhandi, Kepala Devisi Permasyarakatan (Kadiv Pas) Kemenkumham Sumut. 

Kemudian bulan Agustus tahun 2018 ini, juga sudah dilakukan 3 kali Sidak, diantara pada tanggal 4 Agustus, Sidak dipimpin Kadiv Pas Kemenkumham Sumut yang baru, Abdul Haris beserta anggota. 

Sidak juga dilakukan 9 Agustus 2018 sekitar pukul 9.00 wib,  yang dipimpin Kakanwil Kemenkumham Sumut Drs Priyadi, Bc. IP. M.Si, didampingi Kadiv Pas Abdul Haris beserta rombongan,  termasuk rekan Media dari Medan.

Terakhir, 18 Agustus 2018, Sidak juga dilakukan oleh Kanwil,  dan saat itu Sidak dilakukan pukul 1.30 wib malam,  oleh Direktur Pelayanan Tahanan Lilik Sujandi didampingi Kadiv Pas Abdul Haris. 

"Dari sidak pada 18 Agustus itu, tidak ditemukan atau terdapatnya kamar mewah, petugas hanya menemukan Hp,  kabel listrik dan cok. Jadi isu Lapas Narkotika Klas lll Langkat yang saya pimpin ini memiliki kamar mewah,  itu tidak benar alias Hoax" Ujar Bahtiar Sitepu kepada Wartawan, Rabu (22/8/2018) pagi.

Bahtiar menambahkan, isu ini terus menyudutkannya, dan terjadi sejak masuknya Narapidana yang bernama Herry Wibowo alias Kewel, yang merupakan warga Pukat Harimau,  Kelurahan Bantan Timur,  Kecamatan Medan Marelan. 

"Kewel merupakan Narapidana pindahan dari Lapas Klas l Tanjung Gusta, yang masuk ke Lapas Narkotika Klas lll Langkat pada 2 Juli 2018 lalu" sebut Bahtiar Sitepu.  

Diketahui, Herry Wibowo alias Kewel merupakan Narapidana putusan perkara 3958/pidana khusus/2016/Pengadilan Negeri Medan,  dengan hukuman penjara 8,8 tahun, denda 1 Miliar dan Subsider 1 bulan (pil/rz/lkt79)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru