DUNIA

PERISTIWA

DAERAH

SPORT

Siapa Sangka Petualangan Senator Shabu Lumat Ditangan Mantan Kapolres Langkat.




LANGKATPRIAYI.COM - Sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya jatuh juga. Pepatah lama itu pantas disematkan kepada Ibrahim Hongkong Alias Ibrahim Hasan Alias I.H alias IB, yang tak lain adalah Wakil Ketua Komisi A DPRD Langkat, bahkan petualangan Anggota Dewan (baca : Senator) dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem) yang terkenal sebagai gembong Shabu jaringan Internasional itu kandas ditangan Irjend (pol) Arman Depari, yang tak lain adalah mantan Kapolres Langkat.

Tak tanggung-tanggung, berbagai apresiasi dan ucapan selamat terus mengalir kepada jendral bintang dua itu.

"Alhamdulillah,,, semoga pak Arman diberi kesehatan, dan terus gencar memberangus Shabu di Kab.Langkat ini, bangga kita dengan mantan Kapolres Langkat ini, pun harapan yang sama kami harapkan dari Kapolres Langkat yang aktif, Shabu benar-benar kerusakan generasi Langkat ,, Bravo BNN" Ujar Diman, warga masyarakat Langkat Hilir kepada langkatpriayi.com, Rabu (22/8/2018) siang.

Sebelumnya, dilansi dari dari laman resmi portal online poskotanews.com menuliskan, I.H alias IB ditangkap petugas gabungan BNN, TNI AL dan Bea Cukai. Politisi Nasdem ditangkap bersama 6 anak buahnya yang memiliki tugas mulai dari nahkoda kapal, anak buah kapal, hingga kurir.

Deputi Pemberantasan BNN, Irjen (pol) Arman Depari mengatakan, pengungkapan ini bermula dari adanya informasi kapal kayu masuk ke Indonesia membawa narkotika. Tim yang langsung bergerak, mengamankan kapal dengan lima awak di Selat Malaka.

“Penangkapan itu sendiri kami lakukan pada Minggu 19 Agustus 2018, kemarin malam,” katanya, Senin 20 Agustus 2018 lalu.

Di kapal itu, kata Arman, pihaknya, awalnya menangkap, Ibrahim alias Jampok, Rahman, Joko, dan Amat. Disita sabu sebanyak ratusan kilogram shabu.

“Keempatnya merupakan kurir yang diperintahkan untuk membawa narkotika masuk ke Indonesia,” ujarnya.

Tim yang melakukan pengembangan, kata Arman, akhirnya mengejar pemilik kapal atas nama Rinaldi. Tak berhenti di situ, petugas menyasar siapa pemilik narkotika yang dibawa tersebut.

“Dari hasil pemeriksaan, ternyata pemiliknya IB yang merupakan anggota DPRD Langkat,” ungkap Arman.

Dari hasil pemeriksaan, kata Arman, narkotika itu memang dipesan oleh Ibrahim yang merupakan Wakil Ketua Komisi A DPRD Langkat. Politisi Partai Nasdem itu juga merupakan pengendali dalam penyelundupan masuknya sabu dari Malaysia ke Indonesia.

“Jadi, selain pemilik sabu, ia juga sekaligus yang mengendalikan penyelundupan masuknya sabu melalui Malaysia ke Indonesia,” tambahnya.

Arman juga menyebut, aksi penyeludupan yang dilakukan I.H alias IB bukan yang pertama kali . Pasalnya, dari pemeriksaan petugas, politisi ini juga merupakan sindikat yang tergabung dalam beberapa jaringan.

“Jadi kalau jaringan yang satu nggak aman, ia pindah ke yang lain. Jadi dia itu pemain lama,” terangnya.

Ketika disinggung apakah uang hasil penjualan sabu itu digunakan untuk dana kampanye, Jenderal Bintang dua ini enggan memberi keterangan lebih. Ia hanya menyebut, bila seandainya satpam punya uang lebih, pasti akan beli senjata untuk melengkapi penjagaannya.

 “Ya kalau politisi ya buat apa lagi kalau bukan untuk kebutuhannya,” pungkas Arman Depari. (Pil/Poskotanews/lkt79)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru