DUNIA

PERISTIWA

DAERAH

SPORT

Terkait Kasus 150 Kg Sabu Seharga 200 Milyar, Adjai Ismail : Bila BNNP Nyatakan Positif, I.H Kita Pecat Dari Nasdem.

20 Agustus 2018 | 8/20/2018 06:30:00 PM WIB

Sebarkan:
Poto ilustrasi



LANGKATPRIAYI.COM - Kepolisian Polres Langkat dan BNK Langkat "Kebobolan" usai Badan Nasional Narkotika Pusat (BNNP) mencokok 7 Warga Langkat terkait jaringan kepemilikan 150 kilo gram sabu-sabu. Penangkapan para pelaku dilakukan petugas di Dermaga TPI Jalan Pelabuhan Kelurahan Beras Basah Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Kemarin malam.

Menariknya, dari ke 7 warga yang diamankan tersebut terdapat seorang tokoh yang cukup familiar di mata masyarakat Dusun II Bakti Desa Paya Tampak Pangkalan Susu, yakni I.H (45) anggota aktif DPRD Langkat dari Fraksi partai Nasional Demokrat (Nasdem).

Kemudian US (42) Kadus Dusun II Desa Paya Tampak Pangkalan Susu.

Hen (46) Warga Desa Sei Siur Pangkalan Susu, yang merupakan Kepala Kantor Pos Pangkalan Susu. 

Ham, (45) Warga Desa Paya Tampak Pangkalan Susu, Yan (40) Warga Desa Pintu Air Pangkalan Susu, IJ (45) Warga Desa Paya Tampak Pangkalan Susu, dan IN (40)  Warga Desa Pintu Air Kecamatan Pangkalan Susu.

Ke 7 orang laki-laki tersebut,  merupakan penduduk Kecamatan Pangkalan Susu.

Kepala BNN Langkat AKBP H Ahmad Zaini SH ketika dikonfirmasi wartawan cetak dan online, membenarkan penangkapan tersebut oleh BNN Pusat. 

"Ya, BNN Pusat yang menangkapnya. Kita hanya diberitau setelah hasil penangkapan. Salah satu yang ditangkap itu merupakan angota DPRD Langkat, kemudian satu orang Kepala Kantor Pos Pangkalan Susu, dan seorang Kepala Dusun di Desa Paya Tampak Kecamatan Pangkalan Susu" ujarnya, Senin (20/8/2018).

Namun, Zaini saat dicecar wartawan, apakah ke 7 Warga Langkat ini sudah dibawa ke Jakarta, pihaknya hanya mengatakan belum tau. 

"Kemungkinan bisa sudah di bawa ke Jakarta,  atau bisa juga masih di TKP (Tempat Kejadian Perkara) untuk melakukan pengembangan kasus. Nanti hasil dari pemeriksaan BNN Pusat akan lebih jelas lagi,  setelah mereka melakukan pemeriksaan, dan kita hanya menerima rekapan dari mereka (BNN Pusat)" beber Zaini.

**Adjai Ismail : Terbukti Bersalah I.H Dipecat**

Secara terpisah,  Ketua Partai Nasdem Langkat, H Ajai Ismail (A Chai) dikonfirmasi, belum menentukan sikap, apakah I.H akan diberhentikan atau di Pecat dari Partai Nasdem. 

"Kita lihat nanti hasil pemeriksaan dari BNN Pusat,  jika terbukti oleh BNNP,  I.H akan kita Pecat," sebut Ajai, ketika berada di DPRD Langkat, di Stabat. 

Sementara Wakil Ketua DPRD Langkat,  dari Fraksi Gerindra, Donny Setha.ST.SH.MH ketika dimintai tanggapannya, terkait ditangkapnya salah satu anggota DPRD Langkat, pihaknya sangat menyayangkan atas perbuatan tersebut. 

"Kita satu keluarga di DPRD Langkat ini, jadi kita sangat menyesalkan hal ini kok bisa terjadi. Namukan kita tidak tau dimasing-masing dewan memiliki perkerjaan lain diluaran, selain duduk di DPRD ini" sebut Donny.

Serupa juga dikatakan Syahrul, anggota DPRD Langkat Fraksi Golkar. Menurutnya, jika benar itu terjadi, ini bisa mencoreng nama baik DPR Langkat. 

"Perbuatan itu sangat kita sesalkan,  sebab kita juga membuat larangan terkait penggunaan Narkotika di Kabupaten Langkat ini" sebut Syahrul. (Pil/lkt79/rel)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru