DUNIA

PERISTIWA

DAERAH

SPORT

Kapolres Langkat Siap Perintahkan Para Kapolsek Terima Pengaduan Kasus Tali Air.

26 Oktober 2018 | 10/26/2018 06:00:00 PM WIB

Sebarkan:



LANGKAT - Ada yang menarik dari acara ramah tamah Kapolres Langkat, AKBP Haji Dedy Indriyanto S.I.K, M.Si dengan para awak media di Aula Wira Satya Mapolres Langkat, Jumat (26/10/2018) pagi.

Dalam 3 sesi tanya jawap antara Kapolres dengan wartawan, pertanyaan kedua dari Pimred HalkaHalki.com Reza Fadli Ibrahim Lubis cukup menarik untuk dibahas. Pria berkepala plontos itu meminta agar Kapolres Langkat dapat memerintahkan Polsek sejajaran Polres Langkat untuk menampung pengaduan masyarakat terkait kasus pelecehan seksual yang angkanya cukup tinggi, bahkan imbang berat dengan kasus narkoba di Kabupaten Langkat.

"Saya berharap pak Kapolres menerima pelaporan kasus pelecehan seksual di polsek-polsek, karena tingginya angka kasus tersebut membuat masyarakat payah membuat pengaduan. Kalopun diterima Polsek lalu segera dilimpahkan ke PPA Polres Langkat, itu sangat memberatkan pelapor yang di pelosok kampung pak" ujar Reza lubis bertanya.

Menanggapi pertanyaan yang cukup menohok tersebut, Haji Dedy Indriyanto mengatakan, akan segera berkoordinasi dengan Wakapolres Langkat Kompol Hendrawan S.I.K, M.Si dan para Kapolsek sejajaran Polres Langkat.

"Usulan pak Reza bagus, in shaa Allah saya akan segera berkoordinasi dengan para perwira saya. Dan walaupun nanti niat itu tidak melalui tangan saya, karena saya sudah akan pindah tugas. Maka Kapolres baru akan menindaklanjuti usulan bapak" imbuhnya.

Sekedar menyegarkan ingatan pembaca langkatpriayi.com, tingginya kasus crott (baca : pelecehan seksual) di Kabupaten Langkat membuat masyarakat mulai bertanya atas lambannya pihak kepolisian menuntaskan kasus tersebut.

Bahkan beberapa kasus yang melibatkan perangkat Desa membutuhkan show of power P2TP2A kepada polres Langkat, sehingga sang Kepala Desa baru menikmati hotel prodeo.

Selesaikah ? belum, kasus oral seks oknum Kepala Sekolah hingga kini tak kunjung jelas juntrunganya, bahkan dikabarkan, oknum kasek itu telah kabur bersembunyi. Bahkan terbaru, kasus perkosa lubang dubur (baca : sodomi) yang melibatkan bidan pengantin juga belum selesai ditangani unit PPA polres Langkat, wallahu a'lam ..(piliang)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru