DUNIA

PERISTIWA

DAERAH

SPORT

Kisah Supir Timtax Ditengah Deru Mesin Terminal, Wak Pir : Siapapun Bapak Itu Semoga Allah Memuluskan Cita-citanya.

Minggu, 28 Oktober 2018 | Minggu, Oktober 28, 2018 WIB

Sebarkan:




MEDAN - Deru mesin menggelegar Angkutan Perkotaan (Angkot) diterminal Pinang Baris Medan terkadang tak seseru masuknya pendapatan keuangan para supir. Buktinya Wak Pir, seorang supir Timur Taxi (Timtax) Jurusan Medan - Pangkalan Berandan terpaksa bertafakur sedih karena sedari pagi Timtax yang dikemudikanya tak kunjung mendapati penumpang, sedih iya, menangis air mata tak ada !


Allah Ta'ala berfirman yang artinya "Dan jikalau Allah melapangkan rezki kepada hamba-hamba-Nya tentulah mereka akan melampaui batas di muka bumi, tetapi Allah menurunkan apa yang dikehendaki-Nya dengan ukuran. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui (keadaan) hamba-hamba-Nya lagi Maha Melihat.” (QS. Asy Syuraa: 27).


Ibnu Katsir rahimahullah menjelaskan, “Allah memberi rizki pada mereka sesuai dengan pilihan-Nya dan Allah selalu melihat manakah yang maslahat untuk mereka. Allah tentu yang lebih mengetahui manakah yang terbaik untuk mereka. Allah-lah yang memberikan kekayaan bagi mereka yang Dia nilai pantas menerimanya. Dan Allah-lah yang memberikan kefakiran bagi mereka yang Dia nilai pantas menerimanya.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 6: 553).

Benar saja, tak butuh lama bagi Allah mendatangkan rezeki bagi Wak Pir ini. rezekinya datang dari Allah lewat tangan seorang hamba bernama M Mas'ud MZ S.H, caleg nomor urut 8 Dapil l (Stabat, Secanggang, Hinai dan Wampu) asal PPP Langkat ini tiba-tiba datang mengetuk pintu mobilnya.

"Seperti biasa setiap hari jumat dan sabtu saya pergi kuliah di Univerditas Pascasarjana UMSU Medan. Nah ...hari ini saya pergi menggunakan kenderaan pribadi saya, begitu juga pulang..dan sewaktu melintasi terminal pinang baris saha melihat angkutan umum parkir tanpa ada 1 orang penumpangpun, masya Allah, sedih juga saya" Ujar Mas'ud kepada langkatpriayi.com via whatsaap.


"Lalu seketika saya merasa kasihan dan sepontan saja saya katakan kepada teman yang mengemudikan mobil saya 'turunkan saya disini,,saya mau pulang naik angkutan umum Timtax, kamu ikuti saja mobil itu nantinya' Lalu saya turun dan menghampiri mobil itu, dan bertanya pada pak supir,,lagi narik pak,,lalu pak supir menjawab iya..pak dari pagi tidak ada sewa. Ayo..antar saya pulang ke Langkat,,dan jalankan saja mobil nya in Shaa Allah nanti ada sewa naik,," imbuhnya.


Dimas, panggilan Mas'ud MZ, menambahkan, begitu Timtax mulai berjalan berkisar 200 meter sekelompok warga berjumlah 8 orang melambaikan tanggan isyarat mau naik, dan merekapun naik, sehingga Timtax Wak Pir tersebut penuh dan padat.


Saking penuhnya, Wak Pir dengan berat hati terpaksa menolak calon penumpang karena sudah tidak ada lagi kursi penumpang yang kosong.



"Begitu bahagia saya hari ini, ada sensasi tersendiri ternyata naik Angkot, di dalam Timtax semua terasa seperti keluarga, ada canda,,tawa,,yang begitu saja terjadi tanpa di rekayasa.. Allhamdulilah..Allah pertemukan kita disini,,..Saya katakan berulang kali..tanpa terasa waktu begitu cepat Medan -Hinai saya pun turun mereka melampaikan tanngan" pungkas Mas'ud mengakhiri kisahnya yang cukup menarik perhatian langkatpriayi.com



Sementara Wak Pir, sang supir Timtax mengaku haru, bahkan tak menyangka, hatinya yang nyaris berputus asa menanti penumpang sedari pagi hingga malam berbuah manis dengan naiknya Mas'ud S.H menuju Langkat, buka dasar kata pedagang Kaki 5 mengumpamakan.


"Ya ,,sumpah nyangka saya pak, hampir aku berputus asa. Beginilah ternyata Allah mengatur rezeki setiap manusia. Saya tak kenal bapak yang menumpang ke Langkat ini, karena hanya bertegur sapa biasa. Tapi pak, siapapun bapak itu, semoga Allah membalas kebaikannya, dan memuluskan semua cita-citanya, terimakasih,,Aammin" singkat Wak Pir.


Jika sudah begini, nikmat Allah yang mana lagi yang mampu kita dustakan, semoga sukses Pak Dimas, Langkat butuh legislatif muda, energik dan relijius, salan juang,,, Merdeka. (piliang)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru