DUNIA

PERISTIWA

DAERAH

SPORT

Anak Keturunan Boyolali Demo Ke DPRD Langkat, Sutopo : Kami Komit Pilpres 2019 Tak Akan Pilih Prabowo.

Senin, 12 November 2018 | 14.19 WIB

Sebarkan:




LANGKAT - Tak hanya pulau jawa, gelombang aksi unjuk rasa di berbagai daerah atas pidato calon presiden Prabowo Subianto yang dinilai melecehkan warga Boyolali, juga merembet ke Kabupaten Langkat. Walau belum lama ini calon presiden nomor urut 2 itu telah menyampaikan permintaan maaf melalui akun media sosialnya.



Namun, permintaan maaf itu belum cukup mengobati rasa sakit di hati anak keturunan Boyolali di Kab.Langkat. Faktanya, hari ini, Senin (12/11/2018) puluhan warga Pujakesuma keturunan Boyolali melakukan aksi unjuk rasa ke Kantor DPRD Langkat.



Massa demonstrasi yang di komandoi Sutupo, juga didampingi Calon anggota DPRD Langkat Dapil l seperti Samsiah S.Pd dan Safril S.H mendesak agar DPRD Langkat mencatat aspirasi mereka agar segera di sampaikan ke Jakarta.



"Kami meminta kepada wakil ketua DPRD Langkat, mencatat aspirasi kami ! kami sudah sepakat, pilpres mendatang tak kan akan pernah memilih Prabowo" ujar Sutopo, kepada Ralin Sinulingga yang diaminkan rekan-rekannya.



Dalam aksi damai di gedung DPRD Langkat itu, meka juga mengancam akan membuat unjuk rasa dengan jumlah massa lebih besar jika DPRD Langkat tidak mengakomodir protes mereka sampai ke pusat.



Sementara seorang peserta demo, lek gimun (55) mengaku sangat tersinggung dengan pidato Prabowo yang mengaitkan wajah warga Boyolali dengan Kemiskinan.



Lek Gimin menjelaskan, telah merantau ke Sumatera Utara bersama keluarga dan rekan sejawatnya sejak berpuluh tahun lalu. Sungguhpun demikian, pria paruh baya ini tetap merasa dekat dan lekat dengan Boyolali yang merupakan kampung leluhurnya.



"Saya ikut demo bukan karena ini tahun politik, tapi merasa tersinggung dengan ucapan calon presiden pak Prabowo itu. Apa tak ada kata-kata lain yang bisa dia pakai dalam pidato. Kenapa mesti harus pakai kata yang aku anggap melecehkan itu ? Apa dia tak tau banyak pejabat penting baik sipil maupun Militer yang lahir dari Boyolali ?" ujarnya.



Sebelumnya, beberapa media nasional memberitakan, saat peresmian posko pemenangan di Boyolali beberapa waktu lalu, calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto sempat berpidato yang di antara isi pidato itu dinilai melecehkan warga Boyolali.



"Hotel-hotel mewah sebut saja hotel di dunia yang paling mahal ada di Jakarta, ada Ritz Charlton, ada Waldorf Astoria. Namanya saja kalian enggak bisa sebut, dan macam-macam itu semua saya yakin kalian tidak pernah masuk hotel-hotel tersebut"



Betul,,,betul,,(betul jawab peserta), dan kalau masuk, mungkin kalian diusir, mungkin tampang-tampang kalian tidak tampang orang kaya. Tampang-tampang kalian tampang Boyolali ini," kata Prabowo saat berpidato, sontak pidato ini viral seketika di jagad dunia maya. (lkt79/pil)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru