DUNIA

PERISTIWA

DAERAH

SPORT

Cekcok Dengan Kekasih Berujung Maut "Maaf Mana Kala ini Pertemuan Terakhir Frustrasi Karena Putus Cinta".

Kamis, 08 November 2018 | 16.53 WIB

Sebarkan:


SECANGGANG - Cekcok mulut dengan sang kekasih yang tak disebutkan namanya di Whatsapp, ditenggarai alasan utama membuat Rahmadani, warga Dusun V Kerambah Desa Selotong Kec. Secanggang (Langkat) mengakhiri hidupnya dengan seutas tali tambang di Toilet PT Udang Emas Selotong, Rabu kemarin.

Informasi para saksi yang dirangkum langkatpriayi.com dari Kasubbag Humas Polres Langkat menyebutkan. Pada Rabu 07 November 2018 sekira pukul 11.00 wib, Abdul (Saksi l) yang merupakan teman korban (baca : Rahmadani) mencurigai terhadap korban yang tidak keluar dari kamar mandi dari pukul 09.00 Wib hari naas itu.

"Kemudian Abdul memanggil Korban dari luar dan tidak ada jawaban. Selanjutnya karena kecurigaan saksi Abdul mengingat korban tidak kunjung keluar lalu si Abdul ini mendobrak kamar mandi yang di kunci dari dalam. Setelah terbuka saksi terkejut melihat korban dalam keadaan tergantung terikat tali pada leher korban" ujar AKP Arnold Hasibuan menerangkan, Kamis (8/11/2018) petang.


Kasubbag Humas Polres Langkat ini menambahkan, Adul kemudian memanggil Rijal (saksi ll) kemudian kedua saksi tersebut meminta bantuan kepada teman -teman yang lain untuk bantu evakuasi korban kedalam kamar Mes.

Selanjutnya pihak PT Udang emas menghubungi Polsek Secanggang. Kapolsek Secanggang AKP M. Pasaribu beserta anggota meluncur ke TKP untuk berkoordinasi dengan pihak Puskesmas Secanggang untuk melakukan pemeriksaan terhadap korban dan pemeriksaan di lakukan oleh dr. Dewi dan dr. Siti.

"Adapun hasil pemeriksaan dokter ada jeratan tali tambang di leher korban dan keluar nya air mani dari kemaluan korban. Tidak ditemukan tanda tanda kekerasa pada tubuh koban, tidak ada luka luka bekas penganiayaan pada tubuh korban, jadi ini murni bunuh diri" beber Arnold.

Sementara orang tua korban, Arbani (52) tidak mencurigai kematian anaknya akibat perbuatan orang lain. Kepada pihak kepolisian, pria paruh baya ini  menerima secara iklas meninggalnya korban sebagai musibah.

"Kami ikhlas pak, mungkin ini sudah takdir anak saya, setelah ini kami akan segera memakamkan nya sebagaimana layaknya" ujarnya lirih.

Sejatinya, setelah kematian korban, kisaran suara yang di dapat di sekitar warga masyarakat menyebutkan bahwa koban melakukan bunuh diri diduga karena putus cinta dengan pacarnya.

Karena pada android milik koban terdapat status whatsapp (WA) bernada cekcok dengan sang pacar yang dibuktikan oleh sebuah kalimat yang berbunyi "Maaf mana kala ini pertemuan terakhir...frustrasi krn putus cinta" ! (piliang)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru