DUNIA

PERISTIWA

DAERAH

SPORT

Gasak Sepmor Pemuda Ngaku Pengawas Proyek Diamankan Wartawan Binjai, Coba Ditangkap Massa Jelas Mak Nik Nat.

Rabu, 07 November 2018 | 12.00 WIB

Sebarkan:


BINJAI - Personil Satlantas Polres Binjai berhasil menggagalkan aksi pencurian 1 unit sepeda motor Honda Supra X 125 BK 5853 RAD hitam-merah, milik Ridwan, warga Jalan KH Samnhuddi, Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Binjai Selatan. Setelah pelaku pencurian tersebut tersangkut operasi Zebra Toba di depan taman Megawato Indah, Kecamatan Binjai Timur, Selasa (6/11/2018) pagi.

Sialnya, pelaku pencurian teridentifikasi sebagai Muhammad Irwansyah, duda satu anak, warga Jalan Baiturahman, Banda Aceh, berhasil melarikan diri dari sergapan petugas.

Menariknya, bak kata pepatah "Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak". Walau lolos dari sergapan petugas, Muhamad Irwansyah justru dapat disergap oleh dua orang wartawan senior Kodya Binjai saat sedang menikmati angin malam di lapangan Merdeka Binjai, tepat di depan Makodim 0203/Langkat, Selasa (6/11/2018) pukul 22.56 wib malam., wah,,wah syukur ya, coba kalo massa yang nangkap pasti Mak Nik Nat alias mati sia-sia.

"Kebetulan waktu razia paginya saya mengetahui kejadianya, kita tanda wajah sipelaku, jadi ketika saya dengan Taufik (TV One) mau ngopi ke Lapangan Merdeka. Terlihat si pelaku ini lagi nikmati angin malam di lokasi yang sama, kami tangkap aja sekalian dan bawa ke Pos Penjagaan Kodim 0203/Langkat , selanjutnya menghubungi Unit I Pidum Sat Reskrim Polres Binjai dan diamankan di Mapolres Binjai" ujar Paian Handani kepada langkatpriayi.com.

Sebelumnya, keterangan dihimpun wartawan, kasus tersebut berawal saat anak perempuan korban (baca : Ridwan), Nursani Tri Alfira (19), meminjamkan sepeda motor sang ayah kepada pria yang mengaku bernama Irwansyah, warga Aceh, di Hotel Arimbi Binjai, Selasa 6 November pagi.

Pelaku sendiri beralasan hendak mengambil telepon genggam dan komputer jinjing miliknya yang sebelumnya dititipkan di Warkop Jurnalis Binjai, Jalan Veteran, Kelurahan Tangsi, Kecamatan Binjai Kota.

Namun setelah ditunggu hingga lebih dari 1,5 jam, pelaku justru tindak kunjung kembali. Padahal lokasi hotel dengan warung tersebut hanya berjarak kurang dari 500 meter. Bahkan nomor telepon pelaku tidak lagi aktif.

Menyadari hal tersebut, Nursani segera mendatangi Warkop Jurnalis Binjai. Malang bagi gadis itu, setibanya dia di sana, pelaku dan sepeda motornya justru tidak ditemukan.

Karena panik, Nursani Tri Alfira lantas meminta bantuan kepada sejumlah wartawan, yang kebetulan berkunjung ke tempat tersebut. Seketika itu, mereka pun mendampingi gadis tersebut menuju Mapolres Binjai, guna mengadukan kasus tersebut kepada polisi.

Beruntung setelah polisi melakukan penelurusan, barang bukti sepeda motor korban diketahui gagal dibawa lari pelaku. Hal itu terjadi setelah pelaku mendapat sanksi tilang, saat melintas mengendarai sepeda motor korban tepat di depan Taman Megawati Indah, Kecamatan Binjai Timur.

Saat ini, barang bukti sepeda motor korban telah diamankan di Mako Satlantas Polres Binjai. Sebaliknya, identitas dan keberadaan pelaku masih dalam penelusuran anggota Opsnal Unit I Pidana Umum Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Binjai.

*Kenalan di Facebook*


Terpisah, Nursani Tri Alvira saat diwawancara wartawan mengaku nekat meminjamkan sepeda motor milik orangtuanya kepada pelaku, karena merasa percaya dengan pria yang telah setahun terakhir dikenalnya melalui media sosial "facebook".

Serunya, gadis tersebut tidak merasa curiga sedikitpun, padahal mereka baru pertama kali bertemu dan berbincang langsung di kawasan Lapangan Merdeka Kota Binjai, sehari sebelum aksi pencurian sepeda motor itu terjadi, yakni pada Senin 5 November sore.

"Sebenarnya, selama satu tahun terakhir ini kami sudah saling mengenal, walaupun hanya aktif berkomunikasi lewat facebook sore kemarin, pertama kali kami ketemu," kata Nursani.

Dikatakannya, selama satu tahun menjalin komunikasi, pelaku mengaku bernama Muhammad Irwansyah, duda satu anak, warga Jalan Baiturahman, Banda Aceh, yang bekerja sebagai pengawas proyek. Selama di Kota Binjai, pelaku juga mengaku menempati rumah kos di Kelurahan Kebun Lada, Kecamatan Binjai Utara.

"Kemarin, saat kami bertemu, dia ngaku datang ke Lapangan Merdeka Binjai, setelah diantar oleh teman satu kerjannya. Selain untuk menemui saya, dia juga beralasan ingin mengawasi pengerjaan proyek perbaikan jembatan di daerah Stabat," pungkas Nursani. (paian/rel/join)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru