DUNIA

PERISTIWA

DAERAH

SPORT

Ajaib,, Meski Dihujani Tebasan Parang Pedagang Molen Masih Hidup, Polisi Fokus Buru Pelaku.



KRIMINAL l LANGKAT - Surya Widodo, nyaris tewas dibantai oleh OTK di rumah kontrakan nya di Desa Securai Selatan, Kecamatan Babalan (Langkat), Minggu (9/12/2018) pukul 03.00 wib dinihari.


Informasi di rangkum langkatpriayi.com dari kepolisian menyebutkan, pembantaian pedagang molen berusia 30 tahun menggunakan sebilah parang. Terlihat banyak robekan disekujur tubuh korban, bahkan usus Surya terlihat terburai saat petugas mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat.


"Pelaku menghujani korban hingga bersimbah darah, meski sekarat, nyawa korban selamat dari pembantaian karena berpura-pura mati. Puas membantai pedagang pisang molen ini. Pelaku lantas kabur meninggalkan korban yang terkapar diatas tempat tidur, sampai saat ini kami belum mengetahui motif pelaku, masih kita selidiki" Ujar Iptu Dahniel, Kapolsek Pangkalan Berandan.



Dahniel menambahkan, dugaan sementara peristiwa yang nyaris merenggut nyawa Surya Widodo ini merupakan perampokan.


"Sebab, sepeda motor korban Merk Honda beat BK 5517 PBB, warna biru putih tahun  2018, uang senilai 7 juta dan hape milik korban dibawa kabur pelaku. Kasus ini kini tengah ditangani serius  pihak kepolisian Polsek Berandan sesuai LP/179/XII/2018/Su Lkt Sek Pkl Brandan, atas nama pelapor Kamijan" tandas perwira kekar ini.


Sebelumnya beberapa warga yang tak bersedia namanya dipublikasikan, mengatakan kepada wartawan. Mendengar teriakan korban (Surya-red) menjerit histeris minta tolong, warga yang mendengar teriakan korban langsung bergegas menuju korban.


"Sesampai kami disana, spontan kami terkejut melihat korban bersimbah darah. Kami tidak mengetahui persis kejadianya, karna mendengar korban minta tolong, kami berlari kemari"  terang warga.


Melihat kondisi korban sudah bersimbah darah. Segera mungkin, para warga sekitar memberikan pertolongan. Korban lantas dilarikan ke rumah sakit Pertamina Pangkalan Berandan, guna mendapatkan pertolongan intensif.


"Alhamdulillah, meski kondisinya bersimbah darah, sejauh ini korban masih hidup saat kami membawanya ke RS Pertamina dan sudah ditangani pihak medis disana" beber warga.


Wah ,,makin ngerihh Langkat ini ya, nyawa manusia seperti tak lagi ada harganya,, semoga Kapolres Baru AKBP Doddy Hermawan S.I.K segera melakukan tindakan serius untuk segera menangkap pelaku. (pil/krim/lkt79)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru