|

Duo Ginting Nasibnya Tak Seindah Setya Novanto Menang Prapid Tetap Disidang Paksa, Ngeriih.



LANGKATPRIAYI.COM - Masih ingatkah pembaca kisah duo Ginting yang mencari keadilan di Negri Langkat bertuah ? Ya,,sidang pencurian 5 tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang telah menang pra Peradilan kembali digelar di Pengadilan Negeri Stabat, Kabupaten Langkat, ada apa  ?

Dipersidangan ini kedua terdakwa yakni Tulis Ginting dan Arifin Edi Ginting kembali menolak disidangkan namun dibawa paksa petugas ke kursi terdakwa.

Keduanya menolak jalannya persidangan karena merasa sudah menang dalam putusan sidang pra peradilan kasus mereka.

Namun, sejumlah petugas pengadilan kemudian memaksa keduanya untuk maju dan duduk di kursi terdakwa.



Akan tetapi, terdakwa memilih untuk keluar dan tidak mengiktui jalannya persidangan. Sidang kali ini mengagendakan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.

Menanggapi hal itu, Praktisi dan Pengamat Hukum di Kabupaten Langkat, M.Mas’ud MZ.SH (Dimas) sangat menyayangkan tindakan Pengadilan Negeri Stabat yang ngotot menjalankan sidang meski kedua terdakwa sudah menang pra Peradilan.

Direktur LBH Polmas Poldasu Kootda Langkat ini mengatakan, seharusnya PN Stabat mencontoh kasus Ketua DPRD RI Setya Novanto yang menang pra Peradilan dan langsung dibebaskan.





"ika terdapat bukti-bukti baru, kedua terdakwa tersebut bisa saja ditangkap kembali, namun putusan Peradilan harus dijalankan terlebih dahulu,” katanya kepada wartawan di Stabat, baru-baru ini.

Mas’ud menilai, PN Stabat mengingkari putusan hukum yang dibuatnya sendiri. Seperti diketahui, Tulis Ginting dan Arifin Edi Ginting ditangkap polisi pada 30 Agustus 2017 lalu karena dituduh mencuri lima tandan buah sawit milik PT Serdang Hulu di Kecamatan Sei Bingei Kabupaten Langkat.

Keeduanya kemudian mengajukan pra Peradilan ke Pengadilan Negeri Stabat. Putusan pra Peradilan kemudian memenangkan kedua terdakwa dan memerintahkan agar keduanya dibebaskan pada 30 September 2017. Namun keduanya tetap ditahan dan menjalani persidangan hingga saat ini. (Red/lbhpoldasu)
Komentar

Berita Terkini