|

Miris,,,Pas 17 Agustusan Tereak NKRI Harga Mati, Buktinya Ini Bendera Compang Camping Masih Berkibar Ditiang Lapuk.




"Aku adalah bendera negara indonesia, akulah bukti dari perjuangan pahlawan indonesia. Kibarkan akus selalu, maka kalian akan terus bersatu. Atas izin Allah SWT" (Pujangga)


HINAI - Sungguh terlalu, sekelas kantor pemerintahan yang digunakan sebagai Polindes di Dusun lll Desa Batu Malenggabg, Kecamatan Hinai, Langkat. Berkibar Bendera merah putih dalam keadaan compang camping disebuah tiang yang nyaris patah, kok bisa ? 



Hal itu terpantau langkatpriayi.com di kronologi http://www.facebook.com/SahabatDimas yang menuliskan ""SEDIH MELIHATNYA..."
TERIKAT SETENGAH TIANG DI KAYU YANG MIRING,,WARNA BENDERA YANG MULAI PUDAR HAMPIR TIDAK MERAH DAN PUTIH LAGI,,SERTA ROBEK YANG TAK TERAJUT,,MEGAPA BISA TERJADI LIHAT ANAK-ANAK GENERASI INI MASIH MEGHORMATI SANGSAKA MERAH PUTIH.." TAPI INI TERJADI DI NEGRI AMIR HAMZAH YANG BERTUAH...(KECAMATAN HINAI KABUPATEN LANGKAT)."Minggu, 21 Oktober 2018, sontak postingan caleg muda asal PPP nomor urut 8 Dapil 1 itu viral seketika.


"Walau berkibar setengah tiang di tiang yang miring dan dengan kondisi bendera yang robek. Dua orang bocah berdiri sempurna dan menghormatinya, sedangkan aparatur negara yang diberi fasilitas hidup oleh negara tidak menghormatinya..ini miris sekali, dan bukan seberapa harga tiang dan bendera tetapi ini harga diri bangsa" ujar Mas'ud S.H kepada langkatpriayi.com via whatsapp, Minggu (21/10/2018) malam.


Dari unggahan tersebut, terlihat kondisi bagian warna bendera merah dan putih tersebut sudah pudar, bahkan nyaris sobek, ironi.

Mirisnya lagi, bangunan Pilindes tempat berkibarnya bendera tersebut tak kalah seramnya dari bendera itu. Dinding keropos bahkan nyaris mirip rumah hantu.

Caleg PPP yang juga koordinator LBH Polmas Poldasu Koorda Langkat mengatakan akan segera mengganti bendera itu.

"In Shaa Allah saya akan mengganti bendera itu dengan yang baru. Setidaknya kita hargailah jasa para pahlawan dalam merebut kemerdekaan dari penjajah" pungkas Mas'ud.

Giliran perayaan 17 Agustusan tereak NKRI Harga mati,,,NKRI harga mati, cuba kalo ga ada perayaan kemerdekaan, bendera usangpon dipalarin masangnya ya kan Ketua ? Salam Indonesia Raya,,,Merdeka. (piliang/lkt)
Komentar

Berita Terkini